Setelah muter – muter sedikit yasar dari lawang sewu ke masjid agung jawa tengah, akhirnya sampai juga ke tempat tujuan. Sudah sampai di tempat parkir kita masuk ke halaman masjid. Masjidnya begitu megah dengan desain yang agung,, harus diabadikan momentum di masjid ini.
Kita sampai di masjid agung jawa tengah ini kira – kira pukul 13.30 lanjut untuk sholat dhuhur. Kita masing – masing mengambil wudhu dan saling menunggu. Menuju keatas untuk sholat berjamaah,karena tempat wudhunya dibawah kurang afdol kalau sholatnya bukan dilantai utama.
Alhamdulilah kita diberi kesempatan melihat Al-Quran yang ukurannya besar sekali. Informasinya Al-Quran ini asli tulisan tangan. Al-quran ini ditulis selama 2 tahun 3 bulan dengan puasa dan tanpa batal wudhu. Hanya ada 5 lima al-quran didunia yang ukurannya besar seper ini dan salah satunya ada di masjid agung jawa tengah ini.
Setelah melihat alquran kita lanjut ke lantai atas. Dilantai atas suasananya sepi, hanya ada beberapa orang melihat – melihat arsitektur masjid. Dari lantai atas kita melanjutkan kedepan masjid untuk foto, buru – buru dan hemat baterai, karena baterai kameranya mau habis, hehe sekali jepret dimatiin.
Target selanjutnya kita menuju menara masjid let’s go. Dimenara masjid ada 19 lantai, lantai pada lift dibagi menjadi lantai 2, 3, 18,19. Dilantai 19 merupakan ujung lantai tertinggi yang digunakan untuk melihat – lihat pemandangan sekitar masjid atau kota semarang. Diatasi sana terdapat beberapa teropong untuk melihat pemandangan disekitar. Terdapat juga ruangan untuk melakukan rukiyah atau melihat posisi bulan untuk menentukan hari awal puasa dan hari lebaran.
Setelah puas dilantai paling atas kita turun kelantai 3 yaitu musium sejarah masjid dan terdapat benda– benda sejarah. Dimuseum terdapat replika – replika masjid dan benda – benda sejarah serta komputer informasi tentang masjid agung jawa tengah.
Setelah puas dari masjid agung jawa tengah kita akhirnya mengakhiri petualangan wisata dan kita beranjak pulang kembali kerumah nasih. Sebelum kerumah nasih kita mampir dulu ketempak kakaknya nasih yang agak jauh dari rumahnya nasih. Sampai rumah kakaknya nasih kita pikir dimasakain masakan splesial kesuakaan nasih yaitu pethek (ikan asap) dan sambel trasinya yang super pedes,,, #jadi ngiler,,,yiiuuussspp.....
Tapi kita tetep disambut dengan baik oleh kakaknya nasih. walaupun lagi main layangan diatap rumah.....
“Obat awet enom” kata kakaknya nasih,, hahahaaaa good mind....
Saking enaknya ngobrol sambil dangdutan gak yadar udah jam 8 malam nih,,, ortunya nasih nelpon nelpon terus,, hehe harus segera pulang,,,
Mungkin sampai sini dulu ceritanya,, nanti disambung waktu perjalanan pulang blora dan mampir Juwana –Pati (tempat saiful=temen kuliah kita juga....),,
Bye...... bye.... bye....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar